Hujan Petir

Hujan berlangsung hampir setiap hari sekitar 2 minggu ini. Walau saat ini sudah memasuki bulan April, yang katanya seharusnya sudah masuk musim panas. Hujan tetap mengguyur. Ia tetap hadir membasahi muka bumi. Fenomena apakah?

Apakah ini salah satu dampak dari global warming? Di daerah sini sebetulnya orang-orang tidak takut akan  hujan, tapi takut akan petir yang ada saat hujan datang. Selama bertugas di sini, dari tahun 2010 sampai dengan sekarang sudah terdengar sekitar sepuluh orang yang meninggal di sambar petir.

Tahun lalu, sekitar 6 orang penambang timah inkonvensional hangus gosong tersambar petir. Bulan ini, 2 orang terdengar juga tewas oleh petir. Sungguh fenomena alam yang sangat menakutkan. Hal yang sangat jarang terjadi, atau bahkan tidak pernah terjadi di kampung halamanku.

Belum ada penelitian secara pasti, penyebab kerapnya terjadi sambaran petir  di daerah sini yang terbaca. Sebagian besar, mereka yang tersambar petir, saat kejadian sedang berada di sekitar lokasi pengambangan timah. Apakah hal ini disebabkan oleh kondisi struktur tanah yang mengandung timah, sehingga ‘mengundang’ si petir datang. Ataukan dikarenakan kondisi alam yang sudah terlalu rusak parah. Dimana disekitar lokasi sudah menjadi padang gersang, kolong dalam yang menyebabkan ketidakstabilan ekosistem. Aku belumlah tau.

Di daerah jebus. Musim hujan tinggi. Kata orang sini, jebus adalah bogornya pulau bangka. Kata Pak Tani, sulit untuk tumbuhan mangga berbuah disini. Diakibatkan curah hujan yang tinggi menyebabkan bunga buah sering gugur. Tapi, wilayah jebus terkenal dengan sumber daya alam berupa pasir timah. Jangan heran, daerah jebus menjadi salah satu lokasi tujuan orang-orang pendatang untuk mengadu nasib. Tingkat penghasilan rata-rata masyarakat tinggi diakrenakan oleh tingginya harga pasir timah yang mencapai sekitar 100 ribu rupiah per kilogram. Disisi lain berakibat tingginya biaya hidup, dimana pernah aku dengar bisa lebih tinggi dari kota Jakarta sekalipun.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s